Jumat, 12 Februari 2010

Tips Mempercepat Proses PC

Tidak ada salahnya menggunakan komputer apa adanya. Tentu saja, ada risikonya. Misalnya, komputer kian hari kian lambat. Padahal perawatan sudah dijalankan. Baik meng-update driver, menghapus file sampah, dan beragam perawatan rutin lain.
Atau mungkin komputer berjalan stabil, namun suara yang ditimbulkannya sangat mengganggu. Masalah burn CD kadang juga membuat jengkel. Apalagi misalnya, CD tersebut hendak digunakan pada audio di mobil.
Sebel memang jika PC tidak menuruti kemauan kita sebagai pemiliknya. Semua masalah yang mungkin timbul seperti di atas disebabkan PC yang liar. Seperti kuda dari padang rumput, sebelum digunakan harus dijinakkan terlebih dahulu. Agar kita terhindar dari ketidaknyamanan menungganginya.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara menanggulangi berbagai permasalahan saat menggunakan PC, baik di rumah maupun di tempat kerja.
1. Percepat Booting dan Ringankan beban CPU

Seiring dengan waktu, lama kelamaan PC terasa makin lambat dan ‘berat’. Apa saja yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya?

  • Langkah pertama mempercepat boot via BIOS. Untuk keterangan selengkapnya, Anda dapat melihatnya pada “Menguak Tabir BIOS” di PC Media 04/2004 yang lalu.
  • Selanjutnya mulai ke area operating system. Untuk Windows XP, mulai dengan membuka System Configuration Utility. Pada tab BOOT.INI, beri tanda (P) pada “/NOGUIBOOT”. Ini akan mempersingkat waktu boot dengan menghilangkan Windows startup screen. Pada tab Startup, seleksi ulang seminimal mungkin item yang sangat dibutuhkan. Hal yang sama juga dilakukan pada service yang dijalankan. Usahakan jumlah service yang ter-load tidak lebih dari 25.
  • Windows XP memang tampak begitu memukau pada tampilannya. Jika kebutuhan utama Anda adalah kecepatan dan bukan keindahan, setting ulang interface ini dapat menambah kecepatan. Masuk ke System Properties, pilih tab Advanced. Setting ulang pada pilihan Performance. Kemudian pilih “Adjust for Best Performance” pada tab Visual Effects.
  • Menghilangkan wallpaper dan minimalisasi jumlah desktop icon juga dapat mempercepat PC Anda. Kurangi jumlah desktop icon sampai maksimal lima buah.
  • Menghilangkan bunyi pada event Start Windows juga akan mempercepat proses boot. Mau lebih cepat lagi? Pilih “No Sounds” pada sound scheme.
  • Berapa jumlah font yang terinstal pada Windows Anda? Makin banyak jumlah font yang terinstal akan menambah berat beban kerja PC Anda. Windows secara default menyertakan sejumlah kurang dari 100 font. Usahakan jumlah font yang terinstal pada kisaran 150 font.
  • Anda rajin meng-update driver? Bagus. Namun tahukah Anda, file-file yang digunakan driver lama Anda dapat memperlambat PC. Cara paling mudah menggunakan utility tambahan seperti Driver Cleaner. Utility ini membersihkan driver nVidia dan ATI terdahulu. Driver Cleaner 3.0, juga dapat membersihkan driver lama beberapa chipset motherboard, sound card, dan lain-lain.

2. Overclock

Ini bagian yang paling menarik. Pada bagian ini kami akan memandu overclocking, dengan mengandalkan beberapa software yang bisa di-download gratis dari internet.

a) Overclock Video Card

Overclocking pada video card, relatif mudah apalagi dengan Powerstrip.

  • Anda bisa menggunakan Powerstrip.
  • Atur konfigurasi dari Performace profile, dengan klik kanan di tray icon.
  • Anda akan melihat dua buah vertical slider. Slider kiri, control untuk core speed video card. Slider kanan merupakan control dari kecepatan memory video card.
  • Tambahkan core speed video card secara bertahap (maksimal 2 Mhz). Lakukan tes stabilitas dengan memainkan game 3D atau menjalankan benchmark. Ulangi hal tersebut sampai core speed maksimal dari video card. Lakukan hal yang sama untuk memory clock. Kini Anda bisa menikmati frame rates baru yang lebih cepat secara gratis.

b) Overclock Motheboard
Untuk melakukan overclock terhadap motherboard sedikit berbeda. Anda harus menyesuaikan aplikasi sesuai dengan chipset motherboard. Di sini kami mengambil contoh overclocking dua buah motherboard. Pertama adalah motherboard dengan chipset nForce2.

  • Untuk motherboard dengan chipset nVidia
  • Pada aplikasi ini, tinggal menggeser slider kearah kanan pada bagian Bus speeds. Ini akan menyesuaikan clock FSB juga memory bus. Untuk AGP bus, tersedia pada slider yang terpisah.
  • Tersedia juga setting untuk memory control timing. Setting memory yang lebih agresif akan menguntungkan untuk sistem AMD.
  • Sama seperti pada video card, Anda harus menambahkan secara bertahap FSB dan AGP bus. Jalankan tes stabilitas. Setelah selesai, Anda bisa mengakhiri dengan mengklik tombol (OK). Catatan: ketika OC yang Anda lakukan tidak sesuai, maka komputer akan otomatis hang dan terpaksa me-restart komputer.Motherboard kedua adalah Intel D875PBZ. Menggunakan Intel Desktop Control Center, sayangnya utiliti ini hanya berjalan pada motherboard keluaran Intel.
  • Untuk melakukan OC, Anda bisa melakukannya dengan otomatis.
  • Bisa juga secara manual. Pada menu Tune yang terdapat di bagian atas, pilih option Burn-in, enable burn-in mode.
  • Terdapat Host I/O mode dan AGP/PCI mode. Pada Host I/O mode, OC dilakukan berdasarkan persentase hingga 4 %. Sedangkan pada AGP/PCI mode, menaikkan bus clock AGP yang otomatis akan meningkatkan clock PCI.
  • Setelah melakukan penambahan, Anda bisa mengukur stabilitas. Dengan melakukan stress-it pada bagian kiri bawah aplikasi yang bertanda centang.

3. Upgrade Processor

Sebelum membeli sebuah processor baru, pastikan bahwa motherboard yang Anda miliki mampu mendukung calon processor baru Anda (lihat tabel “Chipset dan Processor Support”). Selain itu, pastikan juga maksimum FSB untuk processor yang mampu didukung motherboard Anda. Hal ini juga berhubungan banyak dengan chipset yang digunakan pada motherboard Anda.
Sebagai contoh untuk processor Intel. Chipset Intel seri 845 hanya memiliki bus maksimal 533 MHz. Berbeda dengan chipset Intel 848 ataupun 875P yang sudah mampu bekerja dengan processor dengan bus 800 MHz.
Hal ini juga berlaku untuk processor AMD. Seperti VIA KT400 yang belum bisa bekerja dengan bus processor 400 MHz. Berbeda dengan KT600 yang sudah mampu bekerja pada bus processor 400 MHz.
Ada baiknya juga untuk memastikan produsen motherboard yang Anda gunakan menyediakan update BIOS pada situsnya. Terutama update BIOS untuk kecepatan processor yang terbaru. Update BIOS diperlukan sekiranya BIOS lama motherboard Anda belum mendukung (biasanya) multiplier processor terbaru.
4. Cara mudah Ripping CD

Walaupun Anda sudah menggunakan aplikasi dan metode yang lain sebagai andalan untuk melakukan ripping CD Audio, namun tidak ada salahnya mencoba alternatif lain. Siapa tahu hasilnya akan jauh lebih baik dari yang selama ini Anda lakukan. Lagipula, software yang kami tawarkan di sini dapat Anda gunakan secara gratis.

Jika Anda ingin memiliki kumpulan MP3 music dengan kualitas yang baik kami memberikan beberapa buah tip. Di mana kunci utamanya terletak pada tiga buah komponen, yaitu:

  • Sebuah program ripping yang tidak akan mengizinkan ekstraksi yang buruk dihasilkan. Artinya Anda tidak perlu mencek ulang satu per satu file hasil ripping yang dihasilkan secara manual.
  • MP3 encoder yang baik dan mampu menghasilkan data audio dengan kualitas yang baik dengan kompresi file audio yang juga baik.
  • Proses audio ripping nya sendiri yang cukup mudah untuk dilakukan.Dengan proses yang terbilang sederhana, Anda akan mampu melakukan proses ripping dengan menggunakan LAME encoder. Termasuk juga cara mengatur nama, nomor, dan tag dari semua track yang ada dengan mudah.

    Download EAC dan LAME Encoder yang akan digunakan di sini adalah sebuah software yang cukup mengesankan. Yaitu Exact Audio Copy (EAC)

    Tidak seperti aplikasi ripping lainnya, EAC dapat melakukan pemeriksaan ulang terhadap setiap bit data dengan source data. Tujuannya untuk memperoleh tingkat akurasi tinggi yang mampu mendekati CD Audio aslinya. Jika aplikasi tersebut menemukan perbedaan, maka aplikasi tersebut akan melakukan ripping ulang dan sekali lagi jika diperlukan.

Tentunya hal tersebut akan memperlambat proses ripping itu sendiri. Tapi dengan melihat dari hasil yang didapat, hal tersebut bukan lagi sebuah masalah. Perlu diingat, proses ripping ulang hanya akan dilakukan jika terjadi perbedaan. Bisa disebabkan karena CD yang tergores, ataupun adanya copy protection pada CD yang bersangkutan.
Anda juga akan memerlukan LAME Encoder, di mana encoder tersebut telah dikenal cukup lama sebagai MP3 encoder terbaik yang pernah ada. Hingga saat ini versi terbarunya adalah Lame 3.98.2. Setelah Anda mendapatkan kedua aplikasi tersebut, lakukan proses Unzip dan simpan ke dalam satu folder yang sama. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pencarian saat pertama kali menggunakan aplikasi EAC tersebut.
Konfigurasi EAC

Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan saat hendak menggunakan EAC. Hanya ada beberapa hal yang perlu dikonfigurasi ulang, namun penting untuk dilakukan.

  1. Pada saat kali pertama menggunakan aplikasi, EAC akan melakukan proses initial drive test. Pilih Optimization untuk “accurate results”. Jika Anda memiliki lebih dari satu buah optical drive, maka EAC akan memilih drive yang terbaik sebagai drive default-nya. Tetapi Anda bisa saja mengubahnya. EAC juga akan melakukan konfigurasi LAME. EAC akan memulainya dengan mencoba mencari LAME pada drive Anda. Akan lebih mudah jika Anda memberikan letak folder dari LAME secara manual. Kemudian pilih “standard” untuk LAME setting. Terakhir pilihlah Expert interface option, di sinilah kekuatan EAC ini. Karena pada option inilah Anda dapat memaksimalkan kerja aplikasi tersebut.
  2. Pilih EAC|EAC Options Menu|General dan berikan tanda centang (P) pada “On Unknown CDs”. Kemudian klik pada bagian “Automaticaly access online freedb database”, jika PC Anda terhubung dengan internet. Jika Anda bertanya untuk apa? Ini adalah untuk menyinkronisasikan data album CD (nama artis, judul album, dan judul lagu) dari database yang tersedia di Internet. Tetapi jika PC tidak terhubung pada internet atau database dari CD Anda tidak tersedia, Anda terpaksa mengisi tag info masing-masing lagu secara manual.
  3. Masih dari menu tersebut pilih pada bagian Filename. Pada bagian Naming scheme tuliskan %A\%C\%N – %T. Hal tersebut akan berpengaruh pada letak folder dari file hasil ekstrak data yang Anda lakukan. Dimulai dari nama artist (%A), nama album (%C), nomor track (%N), dan terakhir judul lagu (%T). Seperti pada contoh ini: BonJovi> TheseDays>01-Diamond.mp3
  4. Pilih directories masih dari menu yang sama. Pilih pada bagian “Use this directory” dengan begitu EAC akan secara otomatis memasukkan hasil ekstrak ke dalam direktori yang telah Anda berikan tersebut.
  5. Masuk pada menu EAC|Drive Options. Kemudian berikan tanda pada “Drive is capable of retrieving C2 error information”. Hal ini untuk lebih memaksimalkan kemampuan drive optik Anda untuk keperluan ripping ini. Biasanya secara default option ini sudah di-enable oleh EAC. Tetapi jika setelah melakukan ripping ternyata Anda menemui noise-noise yang terdengar dalam tempo yang konstan, disable option ini. Biasanya hal ini akan mengatasi masalah tersebut.
  6. Masuk pada menu EAC|Compression Options menu. Pilih pada bagian External Compression dan pastikan LAME MP3 Encoder ditampilkan pada bagian “Parameter passing scheme”. Jika belum ditampilkan, lakukan pemilihan secara manual.
  7. Masih pada menu yang sama, masuk pada bagian “Bit Rate” dan pilihlah Variable Bitrate menjadi 192 Kbps. Tetapi jika komputer Anda tidak mampu melakukan sampling hingga 192 Kbps, 128 Kbps kiranya sudah cukup baik.
  8. Masuk pada bagian EAC|freedb options dan konfirmasikan alamat e-mail Anda. Tetapi sekali lagi, jika Anda tidak terhubung ke internet hal tersebut tidak perlu dilakukan.

Mulai Pengoperasian

Sekarang Anda sudah siap mengoperasikan EAC dan mulai melakukan proses ripping. Masukkan CD audio yang Anda miliki dan klik pada bagian MP3 yang terletak di sebelah kiri atas. Setelah selesai melakukan ripping, cobalah periksa hasil ripping. Apabila tidak terdengar apapun, berarti ada kesalahan, lakukan pemeriksaan terhadap setting yang telah ditentukan tadi. Jika ternyata setting-nya sudah benar, cobalah lakukan download ASPI layer yang bisa didapat dari ftp://ftp6.nero.com/wnaspi32.dll. Karena Anda tidak akan bisa melakukan ripping tanpa adanya ASPI layer dalam sistem komputer Anda. Letakkan file tersebut pada direktori yang sama dengan EAC dan LAME tadi. Ulangi proses ripping sekali lagi.

Jika Anda menemui kesulitan, cobalah masuk pada situs www.chrismyden.com dan klik pada bagian “Elite DAE”, di mana terdapat forum yang menyediakan jawaban dari berbagai macam pertanyaan yang ada.


5. Burning CD dengan Sempurna

Untuk mendapatkan hasil burning CD yang sempurna bukan lah hal yang mudah. Di sini ada beberapa tip mudah untuk memperbaiki hasil burning CD.

  • Saat burning CD audio, proses burning sebaiknya dilakukan pada maksimal kecepatan 24x. Jika CD ditujukan untuk disetel di CD player pada sistem car audio sebaiknya pada kecepatan maksimal 4x. Hal ini untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan CD player dan sistem error correction yang terdapat pada CD audio (terutama untuk sistem car audio). Proses burning akan lebih lama, tapi hasilnya lebih terjamin.
  • ‘Finalize’ CD hasil burning. Hal ini juga berkaitan dengan kompatibilitas untuk kebanyakan CD player.
  • Gunakan media CD yang berkualitas. Salah satu caranya dengan mengandalkan media dari merk terkenal. Atau Anda dapat memilihnya dari review yang ada di media cetak maupun internet.
  • Selalu gunakan mode Disc-at-Once (daripada Track-at-Once). Multisession punya tingat kompatibilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan single session.
  • Jika Anda membuat sebuah CD “mix”, pastikan untuk menormalkan level volume pada setiap track. Beberapa software burning menyediakan fasilitas ini. Atau Anda dapat melakukannya sendiri (dengan hasil yg lebih baik) menggunakan MP3Gain

Minggu, 21 Juni 2009

Cara Mengganti Domain Blogger Anda Menjadi Co.Cc


Artikel ini untuk kalian semua yang belom tau cara mengganti blogspot.com menjadi co.cc. Co.cc bukan subdomain lho tapi dia domain gratis dalam waktu satu tahun, Lumayanlah!!!

Artikel nie untuk kalian yang udah punya site diblogger lho, klu belom cepet bikin gie…

Untuk mempersingkat waktu langsung ja nyokkk!!!

  1. Kamu harus mendaftar ke co.cc dan kamu cek nama blog kamu diterima ndak??? Kalau diterima, langsung lanjut dwehh!!!
  2. Jangan lupa create new account
  3. Kalau sudah, masuk ke “Manage Domain” pilih “Set Up
  4. maka akan muncul seperti dibawah ini :

Untuk yang 1. Name server , abaikan aja!

Langsung setting yang ke 2 :

Host : [isi nama domain yang anda buat di co.cc]

TTl : pilih [1 D]

Type : [cname]

Value : [ghs.google.com]

Kemudian klik “Set Up”

  1. Setelah setting Zone Records, lanjut setting yang ketiga URL Forwarding

Redirect To(URL) : http:// [Isi nama website anda diblogger]

Page Title : [Judul website anda]

Frame : [URL Hiding(Hide real address)

Description dan keyword silahkan isi sendiri sesuai keinginan anda, kalau udah pilih “Set Up”

  1. Sekarang anda sudah memiliki account di co.cc tinggal lanjut ke setting bloggernya.

Untuk setting blogger, anda harus masuk ke blogger dulu.

  1. Login ke account blogger anda
  2. Pilih Pengaturan >> Publikasikan >> Domain kustom

  1. Setelah masuk ke Domain Kustom pilih “Beralihlah ke pengaturan lanjut

Isi Domain Anda dengan nama website yang anda buat di co.cc

Gunakan host file yang hilang? Pilih [Tidak]

Simpan pengaturan, N beres deh!!!

Anda sudah memiliki website dengan domain co.cc yang isinya sama dengan blogger anda tanpa meninggalkan pengunjung setia anda diblogger!! Website bias tampil sempurna dalam waktu maximal 48 jam.

~Kek gini nie~

Sabtu, 20 Juni 2009

Stop Dreaming Start Action









Kata Stop Dreaming Start Action atau berhentilah bermimpi dan mulailah beraksi sering membakar semangat namun tak jua kita beranjak dari mimpi. Padahal udah jelas hentikan mimpimu dan mulai bertindak untuk mengejar impian, tapi malah disusul dengan slogan “Mengejar impian memang susah, tapi lebih susah jika tak mempunyai impian.” Slogan ini banyak membuat orang mulai merangkai impian setinggi-tingginya namun tidak memikirkan bagaimana meraihnya.

Untuk menggapai impian tentunya kita harus bermimpi yang wajar, tau manfaatnya dan tau bagaimana langkah untuk meraihnya, So Stop dreaming atau berhentilah Cuma bermimpi. Tidak ada manusia yang langsung jadi besar, yang perlu diyakini kita tahu tahapan kita mulai dari tengkurap, merangkak, berjalan dan berlari. Jangan paksakan diri anda untuk berlari jika kemampuan masih tahap merangkak karena itu merupakan hal yang konyol atau “Start Action for future”!!!

So aq punya tips untuk start action meraih impian anda :

1. Tentukan tujuan anda

Cobalah beranikan diri anda bermimpi, buatlah “Good Dreaming for Future” atau “Target for Future”. Sesuai dengan tulisan Pak Joko Susilo Tentukan Target Anda Sekarang. Dari keinginan ini tentukan dulu skalanya, seberapa lama anda bisa menggapainya sehingga anda menentukan target jangka pendek dan jangka panjang. Wedew dah kek pejabat ae.. ^_^

2. Mulailah mencari cara untuk meraihnya

Jika anda sudah menentukan tujuan anda, tentunya anda harus memikirkan cara untuk mencapainya tentunya dengan mengukur kemampuan yang anda miliki.

Misalkan anda dari Krian ke kota Surabaya, kalau anda tempuh dengan jalan kaki tentunya itu akan membutuhkan waktu yang lama dan tidak menutup kemungkinan anda sudah pingsan sebelum sampai ke Surabaya.

Dari sini anda sudah punya bayangan untuk action yang anda ambil bahwa itu tidak mungkin dilakukan dengan jalan kaki, mungkin dengan naik motor atau naik angkot. Itu merupakan pengambilan keputusan dalam hal kecil. Dan kembali Kediri anda untuk mengetahui kemampuan yang ada pada diri anda. Tapi jangan biasakan memilih cara yang instant dan g’ wajar lho!!!

3. Konsisten pada tujuan anda dan yakin bahwa anda bias

Perlu anda ketahui Harga Sebuah Kesuksesan yang harus dibayar oleh orang sukses lainnya. Hampir semua orang sukses pernah mengalami kegagalan, namun beliau pantang menyerah. Anda tau penulis terkenal John Grisham dengan bukunya “The Firm”, “The Client”, “Pelican Brief”, mulai menulis buku pertamanya pada sebuah buku notes kecil yang selalu dibawa kemana saja. Buku ini dikerjakan satu atau dua halaman seharinya. Namun akhirnya, demi menyelesaikan bukunya, John Grisham rela melepaskan pekerjaannya dibidang hukum. Namun dia tetap ditolak penerbit lima belas kali dan oleh biro naskah tiga puluh kali, Setelah terbit, buku A Time to Kill (Saat untuk Membunuh) itu diterbitkan 60 juta eksemplar!

Itu suatu bentuk perjuangan yang tak sekali dua kali mengalami kegagalan namun beliau tetap semangat untuk meraih kesuksesannya. So kembali ke diri anda fokuskan tujuan anda untuk stop dreaming N start action yang penuh semangan dan pantang menyerah.

Dan mengapa anda harus konsisten??

Kalau orang jawa bilang “Dadi wong iku seng konsisten, nek ngomong ben g’ mencla mencle” wah kelihatan ndesone aq hari ini, pake’ jowoan segala… !!!

Bicara tentang konsisten, mengingatkanku pada tulisan pak Joko Harga Yang Harus Anda Bayar Jika Tidak Konsisten Yang menceritakan seseorang yang tidak konsisten dengan apa yang dia kerjakan :

Suatu ketika guru A menawarkan rahasia suksesnya berbisnis online kepada anda, dan anda sangat tergoda untuk membelinya. Informasinya sangat menarik sehingga bisa membangkitkan hasrat untuk memiliki strategi rahasia tersebut. Anda berharap semoga inilah rahasia yang selama ini anda cari. Strategi mujarab di dalamnya mungkin bisa mengubah nasib anda dalam waktu singkat. Wedew jadi dreaming puoll..!!!

Kemudian setelah anda membeli informasi rahasia dari guru A, mempelajarinya, anda menjadi sangat antusias dan siap mencoba strategi yang sudah dibeberkan oleh guru A. Anda yakin, jika anda konsisten menerapkan ilmu guru A, anda akan bisa sukses seperti dia. Jadi semagat to action..!!!

Tapi lambat laun anda mulai meragukan keampuhannya. Bukan karena anda telah mencobanya, tapi karena anda mulai bertanya-tanya: ‘Adakah rahasia lain yang lebih ampuh dari ini?’ Dan tepat di hari yang sama, anda menemukan informasi menarik lainnya dari guru B. Dreaming destroyed N Lost action!!!

Belum selesai anda belajar pada guru A, focus anda mulai beralih kepada guru B yang menawarkan informasi lain yang menurut anda lebih menarik dan lebih praktis. Tapi sayang, petualangan anda tidak hanya berhenti disitu… setelah beberapa bulan berjalan, kini anda telah bersama guru J dengan informasi yang tentu saja paling menarik menurut anda. Make spirit to dreaming again!!!

Sampai saat ini sudah sepuluh informasi yang anda beli, namun tidak ada satupun yang benar-benar sempat anda terapkan. Benar anda fokus saat pertama membuka jurus rahasia mereka, tapi itu hanya bertahan tepat sebelum anda menemukan informasi baru lainnya.

Anda tahu hasil akhirnya? Anda hanya terus berputar, menghabiskan banyak waktu, tenaga, uang dan pikiran anda untuk sesuatu yang tidak akan pernah anda pakai agar bisa membawa hasil. So inget dong Stop Dreaming N Start Action atau berhentilah hanya bermimpi dan mulailah beraksi.

Akhirnya anda menjadi bingung!

Pada saat anda kebingungan seperti itu, hal yang lebih menyedihkan terjadi. Anda mencari guru lain yang bisa membantu anda menghentikan semua itu. Karena bingung, anda terus mencari seseorang yang bisa membuat “jelas” semuanya dan membantu anda memulai dari awal lagi.

Semakin banyak informasi yang anda cari, semakin bingung anda jadinya. Semakin bingung anda, semakin banyak informasi jurus pamungkas yang anda buru. Begitu seterusnya sampai akhirnya ini berubah menjadi lingkaran setan, tidak berujung pangkal.

~ So Good Luck For You ~


Key : Stop Dreaming N Start Action

Sabtu, 06 Juni 2009

Pantaskah Seorang Ibu Ditahan Karena Berani Mengemukakan Pendapat???



Itulah yang terjadi pada ibu Prita Mulyasari yang mengeluhkan pengalamannya saat berobat di Rumah Sakit. Dia curhat melalui e-mail kepada beberapa temannya. Tentunya ini merupakan hal yang wajar karena semua orang butuh bersosialisasi. Kemudian e-mail itu menyebar.

Seharusnya semakin tinggi kualitas suatu perusahaan maka semakin tinggi tingkat pelayanan yang diterima oleh konsumen, itu hal yang patut dipertahankan. Namun yang terjadi malah konsumen merasa dirugikan, udah rugi malah konsumen masuk penjara, apa ini namanya keadilan????

Kalau kita lihat posisi Bu Prita yang hanya sebagian kecil dan RS. Omni yang memiliki struktur organisasi yang lebih kuat, tentunya ini suatu hal yang tidak imbang, bisa jadi malah mempengaruhi kejiwaan konsumen (trauma). Tentunya ini juga berpengaruh pada orang lain untuk menyuarakan pendapatnya. Untuk kita harus mendukung Bu Prita!!!!

Apa pantas beliau ditahan dengan menulis seperti ini :


From: prita mulyasari [mailto:prita. mulyasari@ yahoo.com] 
Sent: Friday, August 15, 2008 3:51 PM
To:
Subject: Penipuan OMNI Iternational Hospital Alam Sutera Tangerang

Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya, terutama anak-anak, lansia dan bayi.
Bila anda berobat, berhati-hatilah dengan kemewahan RS dan title International karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat dan suntikan.

Saya tidak mengatakan semua RS International seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International.

Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB, saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala, datang ke RS. OMNI Intl dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.

Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000, saya diinformasikan dan ditangani oleh dr. Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. Dr. Indah melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000. Dr. Indah menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan tapi saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr. Indah adalah dr. Henky. Dr. Henky memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.

Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau ijin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr.Henky visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?), saya kaget tapi dr. Henky terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa ijin pasien atau keluarga pasien. Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat kuatir karena dirumah saya memiliki 2 anak yang masih batita jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter professional standard Internatonal.

Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apapun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu box lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.

Tangan kiri saya mulai membengkak, saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr. Henky namun dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa, setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr. Henky saja.

Esoknya dr. Henky datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi, saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah tapi dr. Henky tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.

Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr. Henky saja. Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.

Esoknya saya dan keluarga menuntut dr. Henky untuk ketemu dengan kami namun janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr. Henky mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri saya.

Dr, Henky tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan, dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr. Henky bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. Dr. Henky menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.

Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat namun saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.

Dalam catatan medis, diberikan keterangan bahwa BAB saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow upnya samasekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.

Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000, kepala lab saat itu adalah dr. Mimi dan setelah saya complaint dan marah-marah, dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.

Saya mengajukan complaint tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Ogi (customer service coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan complaint, saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Ogi yang tidak ada service nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan complaint tertulis.

Dalam kondisi sakit, saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen, atas nama Ogi (customer service coordinator) dan dr. Grace (customer service manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.

Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000 makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.

Tanggapan dr. Grace yang katanya adalah penanggung jawab masalah complaint saya ini tidak profesional samasekali. Tidak menanggapi complaint dengan baik, dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr. Mimi informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemendan dr. Henky namun tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.

Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular, menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak, kalau kena orang dewasa yang ke laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista. Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas.
Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.

Suami saya datang kembali ke RS Omni menagiih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut. Saya telepon dr. Grace sebagai penanggung jawab compaint dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya namun sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang kerumah saya. Kembali saya telepon dr. Grace dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah, ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali, dirumah saya tidak ada nama Rukiah, saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. Logikanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya kemana kan ? makanya saya sebut Manajemen Omni PEMBOHONG BESAR semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.
Terutama dr. Grace dan Ogi, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard International yang RS ini cantum.

Saya bilang ke dr. Grace, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami, pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.

Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap. Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah FIKTIF dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.

Saya dirugikan secara kesehatan, mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin tapi RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.

Ogi menyarankan saya bertemiu dengan direktur operasional RS Omni (dr. Bina) namun saya dan suami saya terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.

Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.

Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing, benar.... tapi apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dpercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan, semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis, mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.

Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni, tolong sampaikan ke dr. Grace, dr. Henky, dr. Mimi dan Ogi bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda.

Saya informasikan juga dr. Henky praktek di RSCM juga, saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.

salam,


Prita Mulyasari

Sumber mail: http://www.mail-archive.com/parentsguide@yahoogroups.com/msg09863.html

Senin, 18 Mei 2009

Kemana setelah Wisuda?

Kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia tidak menghasilkan alumni yang siap terjun di lapangan kerja. Memang benar bahwa ilmu dibangku kuliah dengan realita dunia pekerjaan ato industri memang beda. Sebagaimana kita ketahui banyak perusahaan atau industri lebih butuh practical “solution to the problem” daripada yang ahli dalam berteori. Untuk itu jangan jera-jera untuk mencari ilmu di berbagai tempat!!!!

Analisa semua jenis lowongan atau tawaran pekerjaan dan usaha yang cocok dan pantas sangatlah penting menurut saya, karena dengan profesi itulah kita akan geluti sehari hari sepanjang hidup nafas hidup kita nantinya.

So, mau kemana setelah tamat?

Mau melamar setelah lulus atau membuka lapangan kerja? atau ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi? semua itu adalah pilihan hidup kita sendiri bukan orang tua dan orang lain yang menentukan. Masa depan anda, anda sendirilah yang menentukan, tentunya dengan usaha dan doa.

Yang sering terjadi :

Orang tua pingin anaknya kerja di perusahaan bonafit, cieeeeeeee “Pinter X ya anaknya!!”

Tapi si anak pingin memperluas usahanya “walaupun kecil, itu milikku, ga’ ada yg merintah aq!!!” Lebih suka memikirkan solusi untuk masalahnya sendiri, klu g’ bisa cri yg ahli dibidangnya donk!!! “Akhirnya si anak jdi bosnya orang pinter”

Mendirikan usaha itu ndak gampang, butuh keberanian, mental tinggi n smangat yang tinggi yang jelas “Hidup seseorang pasti mengalami kegagalan, disitu qta berusaha belajar dri kegagalan, berusaha bangkit dri kegagalan”

Jika berusaha, jangan pernah takut akan kegagalan!!!

Tukeran link yukk!!!

Logo aq disini...
Host Gambar Gratis