Tampilkan postingan dengan label Support. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Support. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2010

Hatimu adalah jalanmu



Ada segumpal daging dalam diri kita ini, yang jika ia baik – maka keseluruhan diri kita menjadi baik.

Itulah hati.


Hati adalah tempat di sematkannya pendapat, tempat diolahnya
perasaan, tempat diluncurkannya prasangka, dan tempat dibesarkannya kemuliaan.



Bagaimana jika ada penghalang???


Jika hati ini baik, maka baiklah pendapat kita mengenai keadaan dan kejadian, maka baiklah perasaan kita mengenai kehidupan, maka baiklah prasangka kita kepada Tuhan dan sesama, dan besarlah kemuliaan yang diberkatkan kepada kita.


Jika hati kita jelek, maka penghalang adalah pemberitahuan untuk mengeluh dan menyalahkan keadilan kehidupan. Bahkan keberuntungan yang telah berbaring menyerah di hadapan seorang pengeluh, akan tampil seperti batu sandungan yang mengesalkan.



Bagaimana jika kita gagal ???


Jika hati kita kuat, maka kita akan kuat untuk menghadapi semuanya, jatuh itu biasa tapi jangan lama-lama disitu. Kekuatan hati kita akan menguatkan pikiran dan tenaga kita untuk segera bangkit dari kegagalan.


Jika hati kita lemah, maka kegagalan akan merasuk kepikiran kita, terus menghantui dan menyudutkan kita. Hati yang lemah akan membuat pikiran dan tenaga kita lemah, memperlambat keberhasilan bahkan membuat depresi yang berlebihan.



Bagaimana merasakan kenyamanan ???


Jika hati kita mulia, maka kita bisa menjalani hidup dengan perasaan tenang, nyaman dan damai. Bisa menikmati posisi kita dan bersuyukur kepada Tuhan.


Jika hati kita buruk, maka tidak ada kepuasan dah bahkan dihantui rasa ketakutan.

sudah mendapat uang - tetapi terus haus uang,

sudah berkuasa – tetapi takut kehilangan kekuasaan,

sudah ternama – tetapi namanya ditempelkan kepada kepalsuan dan kemungkaran,

sudah kaya – tetapi tetap khawatir seakan takut tidak akan makan esok pagi.


Jika Anda bukan seorang anak yang hebat, Anda adalah seorang dewasa yang tidak menjadikan kehidupan keluarga sejahtera, jangan pernah berkecil hati karena hati anda tak akan muat menampung semuanya. Tetap berbesar hatilah menerima semuanya dan lakukan apa yang terbaik buat anda.


Yakinlah masih banyak yang bisa anda lakukan untuk keberhasilan masa depan anda!!!



AWARD

O ya ampe’ lupa ada award dari tukangcolong dan mandatnya disuruh neruskan ke yang lain. So semua yang comment di bawah tulisan ini, silahkan diusung awardnya ya…

Untuk persahabatan kita…

Harap diterima ya dan jangan lupa diteruskan agar jalinan silaturahmi dan persahabat sesama blogger semakin terjalin erat.


Senin, 24 Mei 2010

Bersedekah Tidak Membuat Miskin


Mbak yeni adalah seorang pelayan toko tapi dia juga kuliah, dia ingin merubah nasibnya karena dia dilahirkan dari pasangan pedagang sayur keliling yang memiliki dua orang anak, mbak yeni adalah anak pertama. Dari gajinya yang hanya pelayan toko dan kedua orang tuanya yang pedagang sayur tentu tidak bisa mencukupi kebutuhan sekolah adiknya dan biaya kuliahnya, pacarnya yang bekerja dipelabuhan, orang bilang sebagai “manol” turut andil membantu biaya kuliahnya. Meskipun dalam situasi seperti ini tak lupa dia mengamalkan sedikit uangnya untuk tetangganya yang kurang mampu.


Setelah empat tahun kuliah, mbak yeni lulus dengan gelar “sarjana” tapi nasib berkata lain. Sampai setahun lulus kuliah dia juga belum mendapatkan pekerjaan yang diharapkannya. Akhirnya dia memutuskan untuk menikah dengan Dirman pacarnya, setelah setahun menikah dia dikaruniai seorang putri bernama Anaway.


Sebagai manol, tentu pulangnya tidak bisa ditentukan. Waktu pulang kerja malam hari, dia bertemu dengan dua orang yang lagi sibuk benahi motornya yang mogok, melihat dua orang yang kelihatan gelisah tentu Dirman turun dari sepeda ongkelnya dan membantu memperbaiki motor dua pemuda tersebut, tapi dua pemuda itu malah ingin menitipkan motornya ke rumah Dirman yang tidak jauh dari daerah tersebut. Tentu Dirman tak menolaknya.


Keesokan harinya, motor itu diambil dua pemuda tersebut dengan menggunakan mobil. Yang namanya tetangga pasti bertanya-tanya, motor siapa, mobil siapa dan ada apa ini. Selang beberapa jam, ada warga dari RT lain mendatangi rumah Mbak yeni yang mengakui bahwa motor yang tadi malam menginap dirumah mbak yeni adalah motornya dengan menjelaskan ciri-ciri motor tersebut dan menunjukkan beberapa bukti termasuk kehilangan motor pada malam kemaren. Dirman sudah berusaha menjelaskan kronologis kejadiannya, tapi pemilik motor tidak mau terima, dia tetap akan melaporkan Dirman kepolisi sebagai tersangka.


Karena ketakutan, akhirnya Dirman mengajak istri dan anaknya unttuk pergi dari desa tersebut dan tinggal disekitar pelabuhan. Tak lama tinggal dipelabuhan, Dirman diajak seorang pengusaha mebel dari sulawesi untuk dijadikan karyawanya dan istrinya sebagai pembantu rumah tangga. Meskipun hidup sederhana, mbak yeni tetap tidak lupa mengirim sedikit uang ke keluarganya dan tetangganya yang biasa dia bantu.


Sedikit demi sedikit Dirman dan mbak yeni mengumpulkan uang agar secepatnya bisa membuat rumah. Satu tahun disulawesi, mbak yeni bisa membeli tanah. Tentunya tanah itu tak dibiarkan kosong, dia menanam kopi, merica, nanas, pepaya, dll sehingga dia mendapatkan hasil dari tanah yang dia beli. Setelah uang terkumpul dan cukup untuk membuat rumah, Dirman berfikir lain. Dia ingin membangun mushola karena dikawasan dia tinggal tidak ada musholah.


Tanpa terkendali mushola itu dibangun dengan megah dan dia lupa akan niatnya untuk membangun rumah. Setelah mushola itu dibangun sampai selesei. Subhanallah rejeki yang diberikan Allah sungguh nyata, Dirman dipercaya mengurus usaha mebel karena pemiliknya akan pindah kemalaysia untuk tinggal bersama anaknya. Pengusaha itu minta laporan setiap bulannya dan minta 60% dari laba perbulan. Awalnya Dirman ragu, tapi mbak Yeni mendukungnya karena dia mengerti masalah pembukuan dan strategi pemasaran sedangkan Dirman mengerti mengenai seluk beluk mebel. Setelah genap lima tahun Dirman menjalankan usaha mebel tersebut, usahanya berkembang pesat bahkan dia memiliki lima cabang usaha mebel termasuk di jawa timur dekat dengan rumahnya. Bukan hanya itu mbak yeni yang dulunya memiliki tanah yang tidak begitu luas untuk kebunnya, sekarang dia bisa membeli 7 hektar tanah di sulawesi dan 2 hektar tanah di kediri untuk usaha perkebunannya. Sekarang dia memiliki tidak hanya satu rumah seperti keinginannya bahkan dia memiliki beberapa rumah dekat cabang usahanya.


Kini mbak Yeni bukan hanya bisa merubah nasibnya, tapi juga bisa membahagiakan orang-orang disekitarnya.


“Jika Allah berkata kun fayakun semua akan terjadi, tidak ada hal yang tak mungkin didunia ini. “



Gambar dari sini


Sabtu, 22 Mei 2010

Sibuk Itu Mengasyikan

Coba bayangkan ini,
Ada orang yang sudah diberkati dengan pekerjaan sebagai sarana penyejahteraan keluarganya, tetapi bekerja dengan setengah hati, kerja giat kalau ada bosnya atau mungkin karena belum dibayar sesuai dengan yang dianggapnya pantas.

Sedangkan pada saat yang sama, hari ini juga …

Ada saudara kita yang lain, yang mencari kerja, dan sudah lama melamar ke sana ke mari; bersedia melakukan apa pun dengan serajin-rajinnya, bersedia untuk dibayar berapapun, ... tetapi tidak ada yang bersedia memberinya pekerjaan.

Sehingga, seseorang yang sudah memiliki pekerjaan, tetapi tidak bekerja sepenuh hati – adalah orang yang tidak bersyukur bahkan mungkin kejam.

Tidak bersyukur, karena dia menyepelekan awal baik yang diberikan oleh Tuhan sebagai tangga menuju kesejahteraan yang besar, jika dia bersedia bekerja keras dalam kejujuran.

Dan kejam, karena ada banyak sekali jiwa-jiwa jujur dan rajin yang sangat membutuhkan pekerjaan, tetapi yang tidak tersedia tempat baginya, karena telah diduduki oleh orang yang bekerja setengah hati itu.


Untuk itu kita mesti menyatukan kebaikan hati kita untuk mensyukuri pekerjaan baik yang sudah diberkatkan kepada kita, untuk bekerja keras dalam kejujuran, dan menyisihkan tenaga dan kemampuan untuk membantu orang-orang yang belum bahkan tidak bias merasakan kenikmatan seperti yang qta miliki.

Jika untuk kebaikan, jangan menunggu pemimpin.

Kitalah pemimpin kehidupan kita yang sesungguhnya.

Qta tidak boleh berlama-lama hidup dalam keluhan dan kegusaran untuk saling menyalahkan. Kita adalah saudara dan sahabat dalam kebenaran dan kesabaran. Sedah selayaknya qta melakukan apa yang menjadi tanggungjawab qta. Marilah kita mendahulukan yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kehidupan, sedikit demi sedikit qta pasti merasakan kenikmatan dan kesejahteraannya.


Gambar : diambil dari sana dan sini

Inspirasi : Mario Teguh



Tukeran link yukk!!!

Logo aq disini...
Host Gambar Gratis