Sabtu, 27 September 2008
Kebahagiaan tak bisa diukur oleh harta
Rumah tangga yang sakinahpun telah dimiliki, indahnya senyuman suami istri mewarnai kebahagiaan, Rumah, mobil, serta kekayaan yang berlimpah. Sembilan tahunpun telah terlewati namun Tuhan belum memberiku seorang anak. Hari-hariku mulai terasa sepi, suamipun sibuk dengan pekerjaannya, seakan tiada lagi kegembiraan yang aku rasakan. Atau mungkin tak pantas ku memelihara seorang anak????
Suasana pagi menyegarkan hariku, membuatku semakin semangat untuk melaksanakan tugasku menyiapkan segala keperluan suamiku, “sarapan sudah siap papiku saying, ayo kita makan dulu” sambil membenahi dasi biru yang melingkar di balik kra kemeja putih yang dikenakan suamiku. “mami terlihat cantik hari ini” sambil mencium keningku, itulah yang mampu memberiku semangat dalam menjalani kehidupan.
Makanan sudah tertata rapi dimeja makan, dari delapan kursi, hanya dua kursi yang selalu berpnghuni, ke-enam kursi itu Sembilan tahun selalu kosong, “Pi bagaimana kalau kita mengadobsi seorang anak?? Itulah yang selalu aku sampaikan dimeja makan, tapi itu juga yang membuat suamiku hilang nafsu makannya karena ia ingin memiliki seorang anak dari darah dagingnya sendiri. “ Maaf mi aku sudah telat, aku berangkat kekantor dulu ya…” akupun mengantarkan suamiku sampai diluar pintu depan rumahku.
Detik jam seakan memecah keheningan, sudah jam 01.00 suamiku belum juga pulang, tiada henti kulihat pintu itu dan berharap suamiku membuka pintu itu. matakupun seakan tak mampu kubuka lagi hingga akhirnya ku tertidur dikursi ruang tamu. Sinar mentari membangunkanku , namun suasana senang singgah dihatiku karena ada selimut yang menutupi badanku dan aku yakin kalau suamiku yang menyelimutiku.
Suara langkah seseorang dari dalam rumah, kuharap itu adalah suamiku namun itu hanya perempuan setengah baya yang membawakanku secangkir teh hangat. “Bi.. apa tuan sudah pulang??” tanyaku pada wanita itu. “ Ma’af bu, saya telah lancing menyelimuti tubuh ibu, sebenarnya saya kemaren juga tidur di bawa kursi ibu, dan saya sengaja tidak membangunkan ibu karena kulihat ibu sangat kecape’an. Tuan memang belum pulang dari kemaren.”
“Hhhhhmmmmmmm, tak biasanya tuan pergi tanpa ijin dulu sama saya” gerutuku pada bibi yang kusuruh menemaniku duduk disampingku. Sudah 50 kali kuhubungi handphone suamiku tapi hasilnya tetap sama, handphone itu tidak aktif. Akhirnya ku telepon kekantornya, tapi kata sekertarisnya Bapak tidak masuk sejak kemaren. Aku semakin cemas dan bingung. Seluruh daftar nama teman yang ada di dekat telepon, semua kuhubungi namun tiada satupun yang tau dimana suamiku.
Alhamdulilah akhirnya handphone suamiku bisa kuhubungi “ Maaf mi, saya ada keperluan di luar kota, kantor kita di Medan ada sedikit masalah dan mungkin sekitar satu minggu aku tidak pulang, mohon ma’af ya mi” kalimat itu sudah membuatku tenang karena papiku dalam keadaan baik-baik saja. Tak lama kemudian sekertarisnya telepon dan mengatakan kalau Bapak sekarang ada dikantor. Ini semakin membuatku bingung, Akhirnya aku putuskan untuk menyusul ke kantor dan mungkin ada pekerjaan yang bias aku kerjakan disana, itung-itung sekalian membantu suamiku.
Sesampainya di kantor kulihat mobil papi keluar dari halaman kantor.
“Pak, tolong ikuti mobil Tuan tapi jangan sampai ketahuan ya..” perintahku pada Pak Khasan yang sudah 20 tahun bekerja pada papaku dan kini menjadi sopirku dirumahku yang baru.
Sekitar dua jam dari kantor, kulihat papi masuk di suatu halaman rumah di Jl. Anggrek No. 15 alamat itu langsung terekam dalam ingatanku, di depan pintu kulihat seorang wanita sedang mengandung menyambut kedatangan suamiku, merekapun masuk dan menutup kmbali pintu itu. Aku semakin penasaran, ingin rasanya aku ikut masuk kedalam rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi didalamnya, tapi kupikir itu terlalu lancang, karena aku mengikuti suamiku secara diam-diam dan mencurigainya tanpa ada bukti yang pasti. Akhirnya aku Tanya seseorang yang kebetulan tukang kebun dirumah itu.
“Mohon ma’af pak, ini rumah siapa ya?” Tanyaku pada Bapak yang sdang memotong rumput didepan rumah itu.
“ Ini rumah P. Rony suami Ibu Yuli, barusan orangnya pulang, Ibu ada perlu dengan beliau?” jawab tukang kebun itu.
Hatiku semakin memanas, namun aku tetap mengendalikan smua perasaanku, aku ingin membicarakannya langsung pada suamiku dan meminta pnjelasan dari dia.
Sesampainya dirumah aku telepon handphone suamiku tapi handphone itu tidak pernah aktif, suamikupun tak kunjung pulang.
Setiap pagi aku melihat keadaan dirumah Jl. Anggrek No. 15. Suasanaya sangat menyenangkan, aku iri melihatnya dan ingin segera merebut semuka kebahagiaan itu, tapi melihat wajah suamiku yang merasa snang itu, aku tak mampu untuk menghilangkan kegembiraan itu dari wajahnya. “Andaikan wanita itu adalah aku”.
Alhamdulilah…..
Akhirnya suamiku pulang kepadaku, akupun menutupi rasa kesalku padanya, kutetap tersenyum padanya dan menganggap smua tidak pernah terjadi. Tapi pas suasana santai di teras belakang rumah, aku teringat dengan kejadian di Jl. Anggrek No. 15 itu. Akhirnya aku bertanya pada suamiku.
“Yang tinggal di rumah Jl. Anggrek No. 15 itu siapa pi?” tanyaku pada suamiku.
“Mami itu ngomong apa sih? Kok tiba-tiba Tanya itu, aku mana tahu mi, rumah itukan jauh dari rumah kita.” Jawab suamiku dengan santai.
“ Tapi saya mlihat dengan mata kepalaku sendiri kalau papi kerumah itu, dan ada wanita yang sedang hamil di dalam rumah itu.” Gerutuku pada suamiku.
Wajah suamiku semakin memerah. Akhirnya dia berterus terang kalau dia telah nikah sirih dengan wanita itu dan anak yang dikandungnya adalah anaknya. Tapi setelah mengatakan itu, suamiku pergi meninggalkan rumah yang kubangun dengan keringatku dan suamiku sebelum kita menikah, serta kasih sayang kita berdua.
“ Ya Alloh jika kuboleh meminta, apa artinya kemewahan ini jika ku tak bisa merasakan kebahagiaan, ku rela kau ambil semua hartaku tapi jangan suamiku dan ku mohon berikan aku seorang anak agar aku bisa melengkapi kesmpurnaan keluargaku. Tapi jika aku tak bisa membahagiakan suamiku maka ambillah nyawaku karena aku hidup hanya untuk membahagiakan suamiku.” Pintaku disetiap doaku.
Kadang juga ku berpikir, kenapa seorang wanita harus melayani semua kebutuhan laki-laki dan harus menerima semua kelebihan dan kekurangan suaminya sementara lelaki akan meninggalkannya jika wanita tak bisa memenuhi keinginannya, padahal wanita juga berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi semua kinginannya namun kenapa mesti sperti itu??????
Created by Shanty dwisusanty
(hanya fiktif belaka)
Minggu, 21 September 2008
Metadata
Maksud Metadata
Metadata menyediakan konteks untuk data.
Metadata digunakan untuk memudahkan pemahaman , karakteristik, dan pemakaian manajemen dari data. Metadata yang diperlukan untuk manajemen data efektif bervariasi dengan jenis data dan konteks.
Misalkan pada sebuah buku, data adalah isi dari buku, metadata tentang suatu buku akan secara khas meliputi suatu uraian tentang isi, pengarang, penerbitan dan penempatan phisik.
Jadi Metadata berisikan data yang menyimpan proses perpindahan data meliputi database structure,contents,detail data dan summary data, matrics,versioning, aging criteria,versioning, transformation criteria. Metadata khusus dan memegang peranan yang sangat penting dalam data warehouse
Definitions
Meta dalam bahasa Yunani memiliki kata depan (μετ’ αλλων εταιρων) dan awalan (μεταβασις) Yang berarti “menyampaikan dalam pikiran sehat”.
Meta dalam Bahasa Inggris, tergantung kasus dari kata benda yang dihubungkan: antar; bersama dengan; dengan; atas pertolongan; terdapat makna dalam suatu filsafah
Dan pada umumnya metadata adalah " data tentang data".
Menurut kebanyakan orang, hubungan antara data dan informasi:
• Metadata adalah informasi tentang data.
• Metadata adalah informasi tentang informasi.
• Metadata berisi informasi tentang data itu atau data lain.
Ada definisi yang lebih canggih, seperti:
• Metadata adalah data disandikan tersusun yang menguraikan karakteristik dari kesatuan informasi untuk membantu di identifikasi, penemuan, penilaian, dan manajemen kesatuan yang diuraikan .
• Metadata adalah uraian tersusun secara untuk menempatkan object .
Karakteristik Metadata
Metadata dapat digolongkan menjadi:
Content, Metadata dapat menguraikan isi dari data itu sendiri ( sebagai contoh, nama dan ukuran dari suatu file) atau isi dari sumber daya ( sebagai contoh, " Video yang menunjukkan seorang anak laki-laki yang bermain sepak bola").
Mutability, Berkenaan dengan keseluruhan sumber daya, metadata dapat bersifat kekal ( sebagai contoh, " sebutan/judul" dari suatu video tidak berubah sendiri ketika video dimainkan).
Logical Function, Ada tiga lapisan dari fungsi logis: pada dasarnya lapisan yang subsymbolic yang berisi data mentah dirinya sendiri, kemudian lapisan yang simbolis dengan metadata yang gambarkan data mentah , dan di bagian atas lapisan yang logis yang berisi metadata yang mengijinkan pemikiran logis yang menggunakan lapisan yang simbolis.
Metadata perpustakaan digital
Ada tiga kategori dari metadata yang sering digunakan untuk menguraikan objek digital:
1. Deskriptif, Informasi yang gambarkan isi yang intelektual dari objek, seperti MARC yang cataloguing arsip, menemukan bantuan atau rencana yang yang serupa. secara khas digunakan untuk tujuan perpustakaan dan untuk pencarian dan perolehan kembali.
2. Struktural, Informasi dari masing-masing obyek untuk menyusun unit logis ( sebagai contoh: informasi yang menghubungkan gambaran individu tentang halaman dari suatu buku ke yang lainnya).
3. Administratif, Informasi yang digunakan untuk mengatur obyek atau akses kendali. Meliputi informasi secara terperinci dan teliti, format penyimpanan-nya, hak cipta, informasi perijinan, dan informasi yang penting bagi pemeliharaan dalam jangka panjang dari object digital.
Isi Metadata :
• Struktur data
Sebuah direktori yang membantu user untuk melakukan analisis Decission Support System dalam pencarian letak/lokasi dalam data warehouse.
• Algoritma
Algoritma digunakan untuk summary data. Metadata sendiri merupakan panduan untuk algoritma dalam melakukan pemrosesan summary data antara current detail data dengan lightly summarized data dan antara lightly summarized data dengan hightly summaried data.
• Mapping
Sebagai panduan pemetaan(mapping) data pada saat data di transform/diubah dari lingkup operasional menjadi lingkup data warehouse.
Jenis Metadata
• metadata sistem sumber
1. spesifikasi sumber, seperti tempat penyimpanan, dan bagan sumber yang logis
2. informasi sumber yang deskriptif, seperti uraian kepemilikan, membaharui frekwensi, pembatasan pemakaian, dan metode akses
3. memproses informasi, seperti jadwal pekerjaan dan kode pengambilan/penyaringan
• metadata pementasan data
a. informasi didapatnya data, seperti penjadwalan transmisi data dan hasil, pemakaian file
b. manajemen dimensi, seperti definisi dari dimensi
c. perubahan bentuk dan pengumpulan, seperti peningkatan data dan pemetaan, DBMS memuat catatan, dan definisi kumpulan
d. audit, metode pekerjaan dan dokumentasi, seperti arsip garis keturunan data, data mengubah bentuk metode
Minggu, 07 September 2008
Welcome
Welcome to my site’s
Aq harap siapapun dimanapun dan kapanpun kalian mengunjungi siteq kalian ingat akan indahnya berkreasi. Meskipun web siteq tak sedap dipandang, tak layak dinikmati tapi aq tetap berusaha untuk mempercantik halamanq.
Seorang Pak Tani berkata :
“ Meskipun sawahq sudah q pupuk, tak jerah q memberi makan ikan-ikanq, tak bosan q menyiram bunga-bungaku tapi kenapa hasil sawah tetanggaq lebih banyak, ikan tetanggaq lebih besar dan bunga tetanggaq lebih indah ”
Orang bijak berkata :
“ Itulah manusia, tak pernah puas dengan apa yang dimiliki. “
“ Lihatlah tetanggamu yang diujung utara, siang malam bekerja tapi belum juga cukup uang untuk makan ”
“ Lihatlah tetanggamu diujung selatan, siang malam bekerja dan dia dapat menikmati hasil kerjanya, rumahnya indah dan megah. “
“ Semua itu hanya kelihatannya, apa kamu tau kehidupan mereka yang sebenarnya???? “
Mbak shanty berkata :
“ Untuk itu qta harus terus berusaha, karena apa yang qta peroleh adalah pemberian dari alloh, Jadikan semangat buat diri qta kalau melihat rumput tetangga lebih hijau dan jadikan rasa syukur qta kepada Allah jika melihat banyak diluar


